5 Usaha Sampingan yang Tetap Cuan di 2026

Gaji bulanan sering kali terasa kurang, apalagi dengan kebutuhan hidup yang semakin bertambah. Banyak dari kita berpikir untuk mencari penghasilan tambahan, tapi sulit menemukan ide yang pas. Antara waktu terbatas, modal minim, atau skill yang belum cukup mumpuni, kerap jadi alasan untuk menunda langkah. Padahal, ada banyak peluang usaha sampingan yang bisa dilakukan tanpa mengganggu pekerjaan utama.

Memulai usaha sampingan bukan hanya soal cuan, melainkan juga tentang bagaimana kamu bisa memanfaatkan waktu luang menjadi sesuatu yang produktif. Di tahun 2026 saat ini, tren usaha sampingan diprediksi semakin berkembang, terutama yang bersifat digital dan fleksibel. Bagi kamu yang ingin mulai sekarang, artikel ini akan membahas lima jenis usaha sampingan yang terbukti tetap cuan, bahkan di tengah perubahan zaman.

1. Jual Produk Digital, Ciptakan Nilai Tanpa Batas

Produk digital seperti e-book, template desain, atau kursus online kini menjadi primadona. Kamu tidak perlu repot menyewa tempat atau mengeluarkan modal besar. Cukup siapkan laptop, internet, dan ide kreatif. Misalnya, jika kamu suka menulis, cobalah merangkum ilmu yang kamu kuasai dalam bentuk e-book. Atau bila kamu jago desain, buat template Instagram feed yang mudah digunakan oleh orang lain.

Produk digital memiliki konsep scalability, artinya bisa dijual berkali-kali tanpa batas stok. Contohnya, satu template desain bisa laku ratusan kali tanpa harus membuat ulang. Untuk memulai, manfaatkan platform lokal seperti Lynk atau Clicky yang ramah pemula.

Modal kecil, potensi untung besar, dan fleksibilitas waktu adalah alasan kenapa produk digital cocok untuk usaha sampingan. Bahkan, kamu bisa menjualnya saat jam istirahat kantor atau malam hari setelah pulang bekerja.

2. Dropshipping, Bisnis Tanpa Stok Barang

Dropshipping adalah model bisnis di mana kamu menjual barang tanpa perlu menyetok barang tersebut. Kamu hanya perlu mempromosikan produk lewat media sosial atau toko online, dan ketika ada pembeli, supplier langsung mengirim barang atas nama kamu. Ini sangat praktis bagi mereka yang ingin menjajal dunia jual-beli tanpa repot urusan logistik.

Misalnya, kamu tertarik menjual aksesori rumah yang lagi tren. Setelah riset pasar singkat, kamu bisa langsung promosi di Instagram atau TikTok. Ketika ada pesanan masuk, supplier langsung mengurus pengiriman. Keuntungan bersih bisa kamu dapatkan dari selisih harga jual dan harga supplier.

Meski terdengar mudah, dropshipping butuh strategi pemasaran yang tepat. Manfaatkan fitur iklan berbayar atau kolaborasi dengan influencer mikro untuk meningkatkan penjualan. Dengan modal awal Rp 1-2 juta untuk iklan, kamu bisa mendapatkan omzet hingga Rp 5 juta per bulan.

3. Jasa Freelance, Monetisasi Skill yang Kamu Punya

Jika kamu punya kemampuan seperti menulis, desain grafis, atau video editing, jangan sia-siakan. Platform freelance seperti Fiverr atau Projects memberikan peluang besar untuk memonetisasi skill-mu. Kamu bisa ambil proyek kecil-kecilan dulu, misalnya bikin logo untuk UMKM atau edit video pendek untuk konten TikTok.

Freelancing adalah cara cepat untuk menghasilkan uang tambahan tanpa perlu meninggalkan pekerjaan utama. Waktu fleksibel dan bayaran langsung dibayar setelah pekerjaan selesai. Bahkan, beberapa freelancer bisa menghasilkan Rp 10 juta per bulan hanya dari jasa copywriting atau desain.

Namun, pastikan kamu punya portofolio yang menarik agar calon klien percaya. Buat akun media sosial yang profesional, unggah hasil kerjamu, dan bangun reputasi secara konsisten. Semakin banyak review positif, semakin tinggi peluang mendapat klien baru.

4. Bisnis Kuliner Rumahan, Enak dan Menguntungkan

Bisnis kuliner rumahan masih menjadi favorit, terutama jika kamu punya keahlian memasak. Mulailah dengan menu sederhana seperti camilan atau makanan beku (frozen food) yang sedang populer. Promosi bisa dilakukan lewat WhatsApp atau Instagram Stories dengan sistem pre-order.

Bagi ibu rumah tangga atau pekerja kantoran, bisnis ini sangat cocok karena bisa dikerjakan di sela-sela aktivitas harian. Modal awalnya pun terjangkau, mulai dari Rp 500 ribu untuk bahan baku dan packaging. Dengan margin keuntungan sekitar 50%, kamu bisa balik modal dalam waktu singkat.

Kalau kamu butuh tambahan modal, pertimbangkan layanan pinjaman uang tunai yang prosesnya mudah, seperti Kredivo PayLater. Layanan ini memberikan limit hingga Rp50 juta untuk member Premium, dengan cicilan terjangkau dan transparan mulai 1.99% per bulan. Proses pengajuan pinjaman sepenuhnya online, tanpa ribet harus isi dokumen seperti kartu kredit.

5. Content Creator, Bangun Personal Brand

Menjadi content creator di YouTube, TikTok, atau blog adalah cara modern untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Kamu bisa mulai dengan niche yang kamu sukai, seperti kuliner, parenting, atau lifestyle. Kunci suksesnya adalah konsistensi dan autentik.

Contohnya, kalau kamu suka masak, coba buat video tutorial resep simpel di TikTok. Setelah punya followers cukup banyak, kamu bisa monetisasi lewat endorsement atau afiliasi. Beberapa content creator bahkan bisa menghasilkan Rp20 juta per bulan hanya dari iklan YouTube.

Tapi ingat, jadi content creator butuh waktu dan kesabaran. Fokuslah pada konten yang bermanfaat dan relevan dengan audiens. Jangan terburu-buru mengejar viral, karena yang penting adalah engagement jangka panjang.

Usaha sampingan bukan sekadar cari tambahan uang, tapi juga investasi untuk masa depan. Pilih yang sesuai dengan minat dan kondisi finansialmu. Ingat, fokuslah pada kualitas daripada kuantitas agar bisnismu tetap sustain di tahun-tahun mendatang.